Perkumpulan Jurnalis Infotainment Indonesia (PJII) menggelar pertandingan mini soccer melawan tim pengacara di Jakarta Selatan. Tujuan utama acara ini adalah mempererat hubungan kekeluargaan antara jurnalis dan pengacara.

LIVOMEDIA.ID – Dalam upaya mempererat hubungan antar profesi, Perkumpulan Jurnalis Infotainment Indonesia (PJII) menggelar pertandingan mini soccer melawan tim pengacara dari kantor hukum Sadrakh Seskoadi & Partners, Kamis (27/11/2025) malam.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antar profesi.

Acara yang digelar pada Kamis malam itu turut dihadiri oleh Dewan Pembina PJII, Deolipa Yumara, yang memberikan dukungan langsung kepada para peserta dari pinggir lapangan.

Meski tim jurnalis akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dan menelan kekalahan, suasana di lapangan tetap penuh keceriaan dan tawa.

“Malam ini mudah-mudahan bisa menjadi awal yang baik dan berkelanjutan,” ujar Deolipa Yumara sebelum pertandingan dimulai, mengharapkan kegiatan serupa bisa dilanjutkan di masa depan.

Mempererat Hubungan Lewat Olahraga

Sadrakh Seskoadi, pengacara dari Sadrakh Seskoadi & Partners, menekankan bahwa tujuan utama pertandingan ini bukan sekadar menang atau kalah. Menurutnya, olahraga merupakan cara yang efektif untuk mempererat hubungan dan komunikasi antar pengacara dan jurnalis, di luar kesibukan pekerjaan sehari-hari.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara teman-teman infotainment, selain pekerjaan. Olahraga seperti ini bisa menciptakan solidaritas dan memperkuat komunikasi,” tutur Sadrakh.

Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya sportivitas yang lebih tinggi, sehingga hubungan profesional antara pengacara dan jurnalis tetap harmonis. Sadrakh bahkan menantang rekan-rekan jurnalis dari bidang lain untuk ikut berpartisipasi di kesempatan berikutnya.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk jurnalis infotainment, kita juga akan menantang teman-teman dari jurnalis news di acara selanjutnya,” tambahnya.

Dinamika Kerja dan Olahraga Bersama

Deolipa Yumara juga sepakat bahwa meskipun ada dinamika dalam dunia kerja yang kadang menantang, interaksi positif seperti olahraga bersama dapat membantu mengurangi ketegangan.

Menurutnya, masalah yang ada dalam pekerjaan sebaiknya diselesaikan dengan cara yang sehat dan konstruktif.

“Jika ada persaingan atau ketegangan, lebih baik diselesaikan di lapangan hijau, bukan di meja hijau. Saling bersaing itu wajar, yang penting tetap menjaga hubungan yang baik,” ungkap Deolipa, yang juga mantan pengacara Bharada E.

Pesan Kesehatan dan Sportivitas

Mengakhiri kegiatan tersebut, Deolipa mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi profesi yang memiliki jam kerja padat seperti jurnalis dan pengacara.

“Penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Jangan hanya sibuk bekerja, olahraga juga harus menjadi bagian dari rutinitas,” tegas Deolipa.

Ia menambahkan bahwa meskipun olahraga di malam hari tidak disarankan, yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan.

“Olahraga harusnya dilakukan di pagi atau siang hari, yang penting tetap sehat, baru bisa bekerja dengan maksimal,” pungkasnya.

Kegiatan persahabatan ini bukan hanya berhasil mempererat hubungan antara jurnalis dan pengacara, tetapi juga menegaskan bahwa kolaborasi dan komunikasi yang sehat adalah kunci untuk menjaga profesionalisme dalam berbagai bidang.